Download Disertasi "PENGARUH PANCASILA TERHADAP PENERAPAN SYARIAH ISLAM DI INDONESIA" Oleh AL-HABIB MUHAMMAD RIZIEQ BIN HUSEIN SYIHAB


Disertasi Al-Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab
Disertasi Al-Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab

ABSTRAK

Pancasila dalam ketatanegaraan Republik Indonesia adalah Lima Dasar Negara, yaitu : Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan, Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. 
Tesis ini bertujuan menguji hipotesis tentang benar adanya ”keyakinan” yang menyatakan bahawa di Indonesia yang berdasarkan Pancasila mustahil dilaksanakan Syariah Islam. Oleh sebab itu, batasan kajian hanya tentang Penerapan Syariah Islam di Indonesia secara konstitusional (perlembagaan hukum negara) setelah kemerdekaan Indonesia sepanjang 62 tahun, dari tahun 1945 sampai dengan tahun 2007. 

Kajian ini menggunakan 3 (tiga) metode, iaitu : Pertama, Metode Pengumpulan Data yang memiliki 3 (tiga) cara, iaitu : Kajian Perpustakaan, Kajian Sejarah, dan Wawancara. Kedua, Metode Analisis Data yang juga memiliki 3 (tiga) cara, iaitu : Analisis Deskriptif, Analisis Sejarah, dan Perbandingan. Ketiga, Metode Pengambilan Kesimpulan yang memilki 2 (dua) cara, iaitu : Induksi dan Deduksi. Sejak Republik Indonesia diproklamirkan telah terjadi tarik menarik antara kelompok Islam dengan kelompok Sekuler dalam menafsirkan Pancasila. Percanggahan politik antara kedua-dua kubu hingga waktu ini terus berlangsung. Kelompok Sekuler yang Islamiphobia selalu menolak pemberlakuan Syariah Islam di Indonesia dengan berbagai macam cara seperti mengagungkan Pancasila secara berlebih-lebihan, sehingga mereka selalu meletakkan Islam berhadap-hadapan dengan Pancasila. Selama ini, tafsiran Pancasila selalu dipaksa untuk mengikuti kemahuan penguasa. 

Pancasila hanya dijadikan sebagai alat politik untuk menguatkan kekuasaan. Di masa kekuasaan rejim Soekarno, yang sangat mengagungkan Karl Marx, Pancasila dijadikan alat politik untuk melindungi fahaman Marxisme, Komunisme dan Sosialisme. Di masa kekuasaan rejim Soeharto, yang sangat terkenal dengan Kejawen nya, yaitu mitos yang berhubungan dengan adat dan kepercayaan Jawa, penafsiran Pancasila selalu dikait-kaitkan dengan kepercayaan nenek moyang bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Kuno. Dan kini di masa Reformasi, ketika rakyat Indonesia sedang dilanda euforia kebebasan, maka tafsir Pancasila pun mulai diarahkan untuk mengikuti arus pemikiran liberal, sehingga berbagai bentuk kebebasan tanpa batas dan pencampur-adukan aqidah mendapat peluang untuk berkembang dengan pesat di bawah payung Pancasila atas nama Hak Asasi Manusia (HAM). Itulah sebabnya, banyak dari kalangan Islam terus melakukan perlawanan terhadap penafsiran-penafsiran subjektif yang politis terhadap Pancasila. Mereka tidak anti Pancasila, tapi menolak segala bentuk distorsi (penyelewengan / penyimpangan) dari arti dan tujuan Pancasila yang sebenarnya. Melalui perjuangan gigih, akhirnya mereka berhasil meloloskan seperangkat perundang-undangan yang bernafaskan Syariah Islam di Indonesia, seperti Kompilasi Hukum Islam dalam bidang peradilan dan Kompilasi Hukum Perbankan Islam dalam bidang ekonomi. Akhirnya, tesis ini mengambil kesimpulan bahawasanya Penerapan Syariah Islam di Indonesia tidak mustahil dapat dijalankan dengan baik berdasarkan kepada pemahaman yang benar terhadap makna Pancasila sebagai Dasar Negara dan sumber perlembagaan hukum di Republik Indonesia.


ABSTRACT
Pancasila in constitution of Republic of Indonesia is five Pillars Policy which are Belief in the one and only God, just and civilized humanity, the unity of Indonesia, Democracy guided by the inner wisdom in the unanimity arising out of deliberations amongst representatives, and social justice for all of the people of Indonesia. The purpose of this thesis is to perform hypothesis on the existence of
belief that all this while instilling of Syariah is impossible under the influence of Pancasila Principles. Therefore, the objective of this research focuses on researching the extend of the influence of Pancasila towards instilling of Islamic Syariah in Indonesia. The research will concentrate on the influence of Pancasila towards instilling the Syariah in term of constitutional after the country gained
independence in 1945, and for the period of 62 years after that, which is the year 2007. 

This research uses 3 (three) methods, which are : First, Data Collection Method in 3 (three) ways, which are : Library Research, Historical Research and interviews. The Second Method is Data Analysis which also has 3 (three) ways which are Descriptive Analysis, Historical Analysis and Comparison. The Third Method is Conclusions which has 2 (two) ways that are Inductive and Deductive. The Islamic and Secularism Scholars had been in disputes in interpreting Pancasila ever since the proclamation of Republic of Indonesia. These disputes are carried until today. Those Islamiphobia Seculars’ Scholars has always denied the Islamic Syariah in Indonesia in whatever means possible, one of them is by turning the Pancasila into a myth whereby they propagandized the Pancasila as a way of life exceeding Islamic religion. All this while, the interpretations of Pancasila are lies in the hand of the authority. 

Pancasila had been turned into their political instruments. During the Soekarno regime who is inspired by Karl Marx’s belief, Pancasila had been used as a political instrument to legalised Marxisme, Komunisme and Socialisme. During Soeharto regime which is known for their ’Kejawen’ which is myth related to their Javanese belief and practise, Pancasila is always interpreted as the belief of the Indonesian ancestors particularly the ’Jawa Kuno’ society. During this current reforms where most Indonesian are influenced by freedom euforia, Pancasila is interpreted in line with liberal thinking that has no boundaries that even the Islamic faith had been mixed up and their existences
had been very material under Pancasila in the form of Human Rights. As for that particular reason, Islamic Scholars began to voice out the politically subjective interpretations of Pancasila, they are not against the Pancasila per se but they are against all the exortion of the real interpretations of Pancasila. Their tremendous fight had resulted part of the law been adopted according to the Islamic Syariah in Indonesia such as Compilation of Islamic Law in justice and Compilation of Islamic Banking Law in economic practise. Finally, this thesis comes to conclude that the instilling the Islamic Syariah in Indonesia could be materialized based on the actual interpretation of Pancasila as the National Policy and source of constitutional laws in Republic of Indonesia.


Silahkan download Disertasi "PENGARUH PANCASILA TERHADAP PENERAPAN SYARIAH ISLAM DI INDONESIA" Oleh AL-HABIB MUHAMMAD RIZIEQ BIN HUSEIN SYIHAB

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Download Disertasi "PENGARUH PANCASILA TERHADAP PENERAPAN SYARIAH ISLAM DI INDONESIA" Oleh AL-HABIB MUHAMMAD RIZIEQ BIN HUSEIN SYIHAB"

  1. Tesis ini semoga jadi rujukan bagi partai2 Islam Indonesia.

    ReplyDelete